home Others Gejala dan Faktor Resiko Terkena Hidradenitis Suppurativa

Gejala dan Faktor Resiko Terkena Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis suppurativa termasuk salah satu jenis penyakit kulit, namun jangka panjang yang biasanya akan timbul pada kulit yang memiliki rambut dan juga kelenjar keringat kelainan yang satu ini biasanya akan diawali dengan jerawat atau benjolan kecil di area pergesekan kulit tersebut. Biasanya paling sering terjadi pada area ketiak, dimana memang banyak tumbuh rambut disana, kemudian juga lipatan paha. Bahkan benjolan ini lama kelamaan akan terasa nyeri dan disertai dengan terbentuknya nanah. Bahkan pada kasus yang lebih parah biasanya saluran nanah tersebut akan terbentuk di bawah permukaan kulit penderitanya.

Ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan penyakit yang disebut juga sebagai jerawat inversa ini. namun umumnya memang disebabkan oleh tumbuhnya rambut maupun kelenjar keringat yang tertutup sehingga bisa menyebabkan terjadinya peradangan yang semakin lama akan bertambah parah. Bahkan kondisi hormonal dan juga kekebalan tubuh ternyata juga sangat mempengaruhi hal ini. berikut ini diantaranya beberapa faktor yang dapat meningkatkan terkena resiko penyakit tersebut, diantaranya adalah:

  1. Usia, sebenarnya jerawat inversa ini sendiri bisa dialami oleh siapa saja atau segala macam usia, namun kalangan yang lebih banyak beresiko mengalami hal tersebut adalah mereka yang sudah memasuki masa pubertas, diantaranya adakah usia 20 hingga 29 tahun karena faktor hormonal.
  2. Genetik, jerawat inversa juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, pada sepertiga kasusnya sendiri hal ini memang terjadi karena anggota keluarga juga menderita penyakit atau masalah yang sama. Hanya saja hal ini sama sekali tidak dipengaruhi oleh kondisi kebersihan yang buruk.
  3. Jenis kelamin, dibandingkan dengan pria, maka wanita cenderung lebih sering terkena penyakit yang satu ini.
  4. Faktor-faktor lainnya, selain 3 hal di atas, maka juga ada beberapa faktor lain yang bisa mempengaruhi seseorang terkena masalah kesehatan tersebut, seperti diantaranya adalah kebiasaan merokok, seorang perokok akan lebih mudah terserang penyakit ini, kemudian juga obesitas, hingga penderita dari penyakit diabetes melitus.

Berikut ini diantaranya beberapa gejala dari jerawat inversa ini yang hendaknya Anda ketahui, sehingga nantinya lebih mudah di dalam penanganan, yaitu:

  1. Munculnya benjolan atau jerawat yang ada di sekitar folikel rambut, khususnya yang memang mengandung banyak kelenjar keringat pada area yang terjadi pergesekan tersebut.
  2. Benjolan yang muncul umumnya akan terasa keras, kemudian juga meradang, hal ini sering kali menimbulkan rasa sakit dan juga gatal.
  3. Biasanya benjolan tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu antara 10 sampai dengan 30 hari. Hanya saja bisa juga akan menjadi abses sehingga menimbulkan nanah dan juga rasa nyeri.
  4. Benjolan ini juga bisa masuk ke beberapa stadium lanjut, seperti diantaranya stadium 1, dimana ia hanya muncul di satu atau beberapa area, stadium dua yang mana abses akan lebih sering kambuh di satu atau beberapa area yang mulai terbentuk saluran sinus juga dan stadium 3, dimana abses tersebut akan muncul di beberapa area dan juga terhubung dengan saluran sinus.

Pengobatan dari hidradenitis suppurativa ini juga menyesuaikan dengan kondisi pasiennya sendiri. Biasanya ketika masih masuk dalam stadium awal maka bentuk obat-obatan oral yang akan diberikan. Namun jika kondisinya sudah cukup parah, maka akan dilakukan tindakan pembedahan. Pasien akan diberikan dengan antibiotik yang harus dikonsumsi setidaknya adalah selama 2 minggu.

shares