home Kesehatan Pengobatan Kista Payudara

Pengobatan Kista Payudara

Apa itu kista payudara? Dilansir dari alodokter.com kista payudara adalah benjolan berbentuk bulat atau lonjong yang berisi cairan dan tumbuh pada jaringan payudara. Benjolan ini tidak mengandung sel kanker atau sifatnya adalah jinak. Sebelum mengetahui cara mengobati kista payudara, kamu harus mengetahui terlebih dahulu penyebab, gejala dan faktor risiko dari kista payudara ini.

Apa penyebabnya dari kista payudara? Menurut hellosehat.com penyebab dari kisa adalah benjolan dapat terbentuk sebagai akibat dari akumulasi atau penumpukan cairan di dalam kelenjer payudara. Kista juga dapat muncul secara alami seiring dengan perubahan payudara karena bertambahnya usia, oleh karena itu kista sering di derita oleh wanita dewasa dan lanjut usia. Dilansir dari alodokter.com belum dapat diketahui penyebab pasti dari kista payudara. Diduga bahwa kista ini tumbuh akibat adanya cairan yang terkumpul di dalam kelenjar payudara. Munculnya kista juga berkaitan dengan adanya perubahan hormon pada wanita, tertutama pada siklus menstruasi tiap bulannya. Selain itu, tumbuhnya kista diduga berkaitan dengan tingginya kadar hormon estrogen dalam tubuh. Estrogen adalah sebutan untuk sekelompok hormon yang berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan karakteristik seksual wanita serta proses reproduksi.

Lalu, apa saja gejala penyakit ini? Gejala penyakit ini adalah kemunculan benjolan yang terasa pada payudara. Benjolan kista payudara ini memiliki karakteristik seperti berbentuk bulat atau lonjong dan terasa mudah digoyangkan, benjolan tampak makin besar menjelang menstruasi dan akan kembali mengecil pasca menstruasi, area benjolan juga akan terasa lembek saat ditekan. Kista payudara juga dapat mengakibatkan payudara terasa nyeri dan keluarnya cairan berwarna jernih, kuning atau kecokelatan dari puting susu.

Apa yang meningkatkan risiko seseorang terkena kista payudara? Hal yang meningkatkan risiko terkena kista payudara seperti faktor usia di mana wanita di atas usia tiga puluh lima tahun lebih sering terkena kista payudara dibandingkan dengan perempuan usia puber. Selain itu kadar hormon terutama estrogen yang tidak stabil kerap memicu kemunculan kista payudara. Wanita pascamenopause yang melakukan terapi penggantian hormon sering mengalami kista.

Lalu bagaimana cara mengobati kista payudara ini? Terdapat beberapa cara mengobati kista payudara seperti pengobatan medis dan pengobatan di rumah. Pengobatan medis dapat berupa terapi hormon, metode ini hanya akan direkomendasikan bagi penderita kista dengan tingkat keparahan yang tinggi karena efek sampingnya yang signifikan. Operasi  pengangkatan kista juga dapat dilakukan jika kista payudara hilang timbul selama berbulan-bulan, cairan kista mengandung darah atau benjolan menunjukkan ciri-ciri yang dikhawatirkan. Cara lainnya adalah dengan aspirasi jarum halus, yaitu pengambilan cairan kista dengan jarum halus dilakukan untuk menyedot seluruh cairan dalam payudara. Cara ini mungkin perlu dilakukan beberapa kali karena kista dapat tumbuh kembali. Sedangkan pengobatan di rumah dapat berupa mengenakan bra yang nyaman agar dapat mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan, menghindari konsumsi kafein karena rasa nyeri di payudara dapat berkurang saat mereka tidak mengonsumsi kafein, mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol dan mengompres payudara dengan air hangat atau air dingin.

Selain mengetahui cara mengobati kista payudara, kamu juga dapat melakukan pencegahan dengan melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi benjolan di payudara sedini mungkin. proses ini dilakukan agar semua perubahan yang mengarah pada kondisi lebih serius dapat segera ditangani. Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin jika merasakan gejala seperti yang tertera di atas. Jangan pernah menganggap remeh jika ada yang sakit dalam tubuhmu.

shares